Pondok Pesantren
Muhammadiyah Kudus

INFORMASI UMUM

PONDOK SIAPKAN SARANA & PRASARANA SAMBUT SANTRI BARU
14 FEB 2019 - 12:26

Guna menyambut kedatangan santri baru tahun pelajaran 2016-2017 Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus saat ini sedang mempersiapkan pengadaan sarana dan prasarana pondok. Pengadaan sarana tersebut meliputi pembangunan gedung baru 3 lantai yang akan digunakan untuk lokal kelas yang berada disebelah selatan gedung asrama baru 3 lantai yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian lantai tiganya di desa singocandi Kota Kudus. Selain itu pondok juga menyiapkan sarana belajar mengajar di kelas yang terdiri dari meja, kursi, papan tulis, almari kelas, meja kursi guru, alat-alat peraga pendidikan dan sarana penunjang lainnya seperti labolatorium komputer, labolatorium Bahasa dan labolatorium MIPA.

Selain itu juga pondok harus menyiapkan sarana dan prasarana untuk ruang asrama meliputi : Kamar santri, tempat tidur, Kasur, lemari santri, rak sepatu dan sandal, MCK, jemuran, dan sarana olah raga. “Bagaimanapun juga santri kan butuh ruang untuk berolah raga, kegiatan ekstra kurikuler dan berekspresi, apalagi santriwan”, ujar Ustadz Oemar Teguh Sabda Laksana Wadir II bagian kesantrian.

Ustadz Rija Revano yang diamanati oleh Direktur Pondok Ustadz Nadhif untuk  teknis pengadaan sarana dan prasarana beliau mengatakan bahwa mempersiapkan sarana dan prasarana pondok pesantren itu lebih kompleks dari pada mempersiapkan sarana dan prasarana sekolah umum. “Mempersiapkan sarana dan prasana pondok itu ada 2 bahkan 3 kali dari pada sekolah umum, karena bukan hanya lokal kelas dan isinya yang dipikirkan, akan tetapi memikirkan dan menyiapkan juga sarana asrama, MCK, jemuran, dapur dn ruang makan santri, bahkan sampai sarana perumahan untuk guru-guru, karena guru-guru di pondok ada beberapa yang wajib tinggal di dalam kawasan atau komplek pondok”, ujarnya.

Oleh karena itu, kata Ustadz Rija, dana yang akan dibutuhkan pun tentu saja lebih besar dari sekedar mempersiapkan sekolah umum biasa. “Jadi jika sekolah umum biasa dan pondok pesantren diasumsikan sama-sama memiliki 500 anak didik, maka biaya yang dipersiapkan untuk sarana dan prasarananya bisa 3 sampai 4 kali lipat lebih besar”, imbuh beliau lulusan pondok modern Gontor pada tahun 2007 ini.

Mengingat kebutuhan dana yang cukup besar dalam pengadaan sarana dan prasaran tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Kudus melakukan terobosan baru dengan cara membuka program Wakaf Pembangunan Pondok Pesantren. Ustadz Nadhif selaku Direktur Pondok mengajak kepada seluruh kaum muslimin umumnya, warga dan para simpatisan Muhammadiyah Kudus dan sekitarnya untuk ikut dalam berwakaf di pondok baik dalam bentuk wakaf asset atau benda seperti : tanah, kebun, motor dan mobil. Bisa juga wakaf tunai, wakaf manfaat atau wakaf profesi. Untuk mendukung pembangunan pondok.

“Ternyata anggaran untuk mempersiapkan sarana dan prasarana  ini cukup besar angkanya, akan tetapi jika digotong rame-rame Insya Allah akan menjadi ringan”, imbuh bapak dua orang anak ini.

Pimpinan Pondok dan Badan Pembina Harian (BPH) pondok dalam berbagai kesempatan juga selalu berusaha mencari dana tambahan dan mengajak ummat untuk ikut dalam program wakaf pembangunan Pondok pesantren.

“Kami selalu berusaha mengkomunikasikan hal tersebut dengan BPH untuk mencari cara menggalang dana, salah satu cara yang sedang kami tempuh adalah mensosialisasikan program wakaf tersebut pada pengajian rutin ahad pagi baik di PDM Kudus maupun PDM Jepara, ayo siapa yang mau ikut berinvestasi rumah di surga melalui pondok, DP murah, angsuran sesuai kemampuan, setelah lunas akan dikembalikan 700 kali lipat”, ujar beliau.

Untuk informasi mengenai wakaf sarana dan prasarana, umat muslimin, warga dan para simpatisan Muhammadiyah bisa langsung dating kepondok unit I di Lemah gunung atau di pondok unit II singocandi atau bisa menghubungi Ustadz Rija Revano No HP : 085 727 620 196 atau bisa transfer langsung ke Bank Mandiri Syariah a/n Ponpes Muhammadiyah Kudus dengan nomor rekening 7097 2808 56.